| Pelatihan Cara Tangkap dan Penanganan Pasca Tangkap Untuk Para Nelayan Ikan Hias |
|
|
|
| Ditulis oleh Admin |
| Kamis, 05 Agustus 2010 15:07 |
|
LINI telah melatih lebih dari 500 nelayan ikan hias untuk melakukan praktek terbaik dan berkelanjutan dalam kegiatan perikanan yang lestari. Kegiatan pelatihan ini telah dilakukan di Bali, Jawa Barat, Padang dan Mentawai (Sumatera), Kepulauan Banggai (Sulawesi Tengah) dan Kepulauan Spermonde (Sulawesi Selatan). Saat ini LINI tengah melakukan kegiatan pelatihan dan pendampingan para nelayan di kepulauan Banggai. Banggai adalah tempat hidup dari ikan endemik Capungan Banggai (Pterapogon kauderni). Dalam memberikan pelatihan, LINI berpegang pada kebijakan untuk hanya melatih nelayan ikan hias (yang sudah ada) dalam hal peningkatan keterampilan dan mempraktekkan cara-cara terbaik (best practices) dalam kegiatan penangkapan ikan hias. LINI tidak mendorong kegiatan penangkapan ikan hias sebagai mata pencarian alternatif baru untuk orang-orang yang bukan merupakan nelayan ikan hias. Dengan pengalaman dan para para pelatih yang dapat diandalkan, Yayasan LINI mampu menyampaikan pelatihan konservasi laut dan perikanan yang berkelanjutan untuk masyarakat pesisir, termasuk nelayan, pedagang dan pemerintah setempat. Kami terus melakukan pengembangan, pengujian dan memperbaiki materi-materi pelatihan demi memastikan kelayakan dan kepatutannya untuk masyarakat pesisir yang begitu beragam yang begitu beragam dan seringkali bersifat spesifik lokasi. Salah satu hasil dari pelatihan ini adalah menurunnya jumlah ikan yang mati dan yang ditolak (reject), dengan demikian populasi di alam tidak terambil sia-sia. Dengan pengalaman yang mapan dalam bidang konservasi alam para staf LINI mampu berkomunikasi tentang berbagai isu dan tantangan yang dihadapi oleh konservasi alam secara efektif kepada publik yang lebih luas.
|
| Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 11 Agustus 2010 11:00 |









