Rehabilitasi Terumbu

Sejak tahun 2008 LINI membantu masyarakat pesisir di Kabupaten Buleleng, tepatnya Desa Penuktukan, Les, Tejakula, Taman Sari dan Patas untuk merehabilitasi terumbu di wilayahnya dengan cara menempatkan terumbu buatan di lokasi-lokasi yang telah mengalami kerusakan.

Terumbu karang di Kabupaten Buleleng merupakan sumber perikanan dan menjadi obyek pariwisata penyelaman yang menjadi tumpuan mata pencaharian masyarakat pesisirnya. Semakin hari tekanan terhadap terumbu karang di wilayah ini semakin tinggi. Sehingga menyebabkan kondisi dan fungsinya sebagai penyangga kehidupan semakin menurun. Dengan adanya rehabilitasi karang ini, maka diharapkan dapat mengembalikan fungsi terumbu karang sebagai habitat ikan.

Jenis-jenis terumbu buatan yang telah dipasang cukup beragam, antara lain Rumah Udang (Shrimp Pod) yang berfungsi sebagai tempat hidup udang hias;  “Roti Buaya” dan Hexadome, di mana keduanya merupakan substrat buatan untuk tujuan menambah habitat ikan.  Sampai saat ini sudah lebih dari 50 Roti Buaya berukuran panjang 1 meter, dan 22 buah Hexadome diletakkan di kedalaman 3-10meter di desa Patas, Taman Sari, Tejakula dan Penuktukan. Selain itu, untuk mempercepat penempelan karang pada terumbu buatan, dilakukan pula transplantasi berbagai jenis karang yang hidup di perairan Buleleng.

Jenis karang yang ditransplantasi untuk program rehabilitasi adalah jenis-jenis yang mempunyai pertumbuhan cepat, antara lain berbagai jenis Acropora, Pocillopora, dan Montipora. Dengan kondisi perairan yang mendukung, dan keterlibatan masyarakat dalam memeliharanya, maka dalam waktu kurang dari satu tahun, substrat buatan yang di desa Patas sudah tidak dapat dibedakan dengan terumbu karang di sekitarnya.  Kondisi terumbu karang yang baik merupakan rumah habitat sekitar 200 jenis ikan dan biota yang dimanfaatkan untuk perdagangan ikan hias.

Melalui program rehabilitasi ini LINI berharap dapat terus membantu masyarakat pesisir di Buleleng yang punya niat tulus untuk melakukan perubahan positif untuk lingkungan lautnya.  Bersama-sama dengan mereka, para peneliti dari LINI telah melakukan monitoring dan pencatatan terhadap perkembangan tumbuhnya karang dan kedatangan kembali ikan-ikan yang dulu ‘menghilang’,





Daerah Kerja Kami

Banner
Bahasa IndonesiaEnglish (United Kingdom)